Jumat, 20 Juli 2012

Detikku

“Yesterday is history, tomorrow is a mystery, today is a gift of God, which is why we call it the present.”

Setiap detik sangat berarti. Karena detik akan menghasilkan menit, dan menit akan berbuah jam. Bila detik berlalu dengan kepedihan, aku berharap detik akan berubah menit secepatnya. Tetapi, jika detikku berlalu dengan kebahagiaan dan canda, aku berharap tak ada lagi menit dan jam yang pada akhirnya akan menghapus momen itu. Aku ingin detik yang indah terus menjadi detik yang tak akan pernah terlupakan. Itu lebih baik, dari pada sehari, sebulan, seabad, yang diisi dengan keraguan dan limpahan rasa sakit, ya itu lebih baik.
Aku akan memilih satu detik bersama, merajut bahagia, memupuk cita dalam masa yang akan selamanya ada. Itu sangat amat lebih baik, ketimbang, kamu, menghempasku dan meninggalkan aku terombang ambing dalam waktu yang sangat lama, bahkan mungkin selamanya aku terluka.
Satu detik sangat berharga. Tak bisa dengan mudah tercipta, yaitu detiap detik yang kulewatkan bersamamu. Setiap detik yang aku habiskan hanya untuk memandang tingkah dan senyum kamu.





0 komentar:

Poskan Komentar

 

Template by Best Web Hosting