Minggu, 06 Mei 2012

Selama Mimpi masih gratis

Mimpi... Hhhh...
Aku pernah bermimpi, sering bermimpi, dan akan terus bermimpi..
Aku mengerti, bermimpi memang mudah, tetapi tidak dengan menjadikannya nyata. Susah dan lelah dikala aku melangkah, membuat segala semangat itu musnah bak diterjang api membara, yang tersisa hanya abu lembut yang tak berguna.
Mimpi memang membuat mataku terbuka, membuat hatiku lebih tulus menerima apa pun yang mendera. Kali ini, mimpi membuatku diriku nyaris lenyap. Karna mimpilah, aku kehilangan diriku, karena mimpilah aku kehilangan percaya diriku.
Namun, selang berapa lama kuhabiskan di bawah naungan rasa menyerah dan pasrah, aku rasa bukan ini yang menjadikanku lebih baik. Sungguh, aku sudah tertinggal jauh dengan mereka, yang sebelumnya jauh berada di belakangku.
Satu hal yang bisa ku petik. selama bermimpi itu masih gratis, tak ada salahnya untuk terus bermimpi. Aku... meski aku berulang kali terjatuh dan terjerembab dalam kelamnya kehidupan, aku akan terus bangkit, menatap awan dan bahkan menatap teriknya mentari. Aku.. disini, tak kan pernah berhenti, Aku... disini tak akan mau mengakhiri, mimpi.. kan selalu terpatri dalam hati.. selalu, selamanya..




0 komentar:

Poskan Komentar

 

Template by Best Web Hosting