Jumat, 20 September 2013

Fearness

     Pernahkah kamu mengerti rasa di mana kamu takut untuk menyayangi? Takut untuk jatuh dan tak dapat bangkit lagi?
     Atau, pernahkah dirimu mengerti satu rasa yang membuat dirimu seolah mati?
     Itu tanggal di mana kamu merasa terlahir kembali. Tanggal di mana kamu mengucap harapan dan keinginan masa depan. Banyak kejutan yang temanmu berikan dihari itu. Tumpahan tepung, telur, dan bahkan mereka menyembunyikan sepatu kesayanganmu.
      Aku hanya tersenyum samar, berpikir bahwa aku tak mungkin ada di salah satu jejeran orang yang bisa menumpahkan tepung ke wajahmu.

 
      Tapi, setidaknya ada sebuah doa yang aku panjatkan. Doa agar kamu dapat bahagia bersama orang yang kamu cinta. Akan tetapi, doa itu masih tertahan di kerongkongan. Pelan dan penuh akan ketakutan. Takut bahwa doa yang kubuat untukmu adalah doa yang akan membuat luka baru. Karena itu berarti bahagiamu mungkin bukan denganku.
      Aku sadar ini ironis. Tapi, pernahkah kamu berharap pada kisah yang tak mungkin kau miliki? Seperti ketika kau ingin meraih satu bintang paling terang di atas awan?
      Jika pernah, apa kau bisa meraihnya?
Fearness
05 Sept 2013
-Annisa-

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Template by Best Web Hosting